Penerimaan Santri Baru 2027/2028

Yang dicari bukan sekadar ketuntasan Ilmu Fardhu 'Ain, tapi siapa yang membersamai anak setiap hari.

Pondok Pesantren Mulazamah Tahfidz Al Maka Getasan — setingkat SMP & SMA. Santri belajar bersama guru yang tinggal di dalam pondok, dan dibimbing adabnya setiap hari.

Pendaftaran GRATIS · Langsung dengan Al-Ustadz Arjun Kamal Rusyda, Lc.

Tahfidz 30 Juz (6 tahun) Bersanad Berijazah formal SMP & SMA Pengajar alumni Timur Tengah Bahasa Arab aktif dan pasif Bahasa Inggris Matematika Dasar
Halaqoh santri Al Maka Getasan bersama pengajar Tausiyah umum bersama mudir ma'had
Yang membersamai

Putra Ayah dan Bunda akan tumbuh bersama lima ustadz ini.

Bukan petugas yang berganti tiap malam. Mereka tinggal di dalam pondok, mengajar di kelas, menyimak di halaqoh, dan mendampingi di asrama.

Sanad yang dipegang: kutub sittah, fiqh Syafi'i, aqidah, dan ilmu alat — sementara sanad Al-Qur'an mudir pondok bersambung sampai Rasulullah ﷺ lewat 37 mata rantai. Inilah yang dimaksud mulazamah: ilmu diterima langsung dari guru, bukan dari buku saja.

Enam tahun membangun proses, bukan mengejar angka.

Al Maka Getasan berdiri sejak 2020. Yang kami jaga bukan seberapa banyak santri yang masuk, tetapi seberapa dekat setiap santri dibersamai selama ia belajar di sini.

6
Tahun berdiri
Mendidik santri putra sejak 2020.
1 : 6
Rasio pengajar
Satu pengajar membersamai sekitar enam santri putra.
5
Prestasi di 2025
Tingkat Kabupaten Semarang dan Provinsi Jawa Tengah.
24 jam
Pendampingan
Pengajar tinggal di dalam pondok dan membersamai keseharian santri.
Sebelum memilih pesantren

Ada satu hal yang sering luput ketika orang tua memilih pesantren.

Anak mungkin mendapatkan banyak materi. Banyak kegiatan. Banyak target hafalan. Tetapi tiga pertanyaan yang lebih menentukan justru jarang ditanyakan.

?

Apakah ia benar-benar punya waktu untuk memahami, bertanya, dan mengulang — atau hanya dikejar target setoran?

?

Adakah guru yang cukup dekat untuk melihat bukan hanya bagaimana ia belajar, tetapi juga bagaimana ia bersikap?

?

Ketika anak sudah di pondok, apakah saya masih bisa mengetahui perkembangannya — atau kehilangan jejak sampai libur tiba?

Pendidikan anak bukan hanya tentang berapa banyak yang sudah dipelajari — tetapi seberapa dalam ia memahami, seberapa baik adabnya terbentuk, dan siapa yang membersamai prosesnya.

Yang akan didapatkan santri

Bukan sekadar belajar di pesantren. Tapi bertumbuh bersama guru.

Enam hal yang menjadi tulang punggung pendidikan santri putra di Al Maka Getasan.

Tahfidz 30 Juz dalam 6 tahun

Hafalan dibangun bertahap lewat halaqoh harian: ziyadah (hafalan baru), murojaah (pengulangan), dan tikror (persiapan) — dengan penyimak yang menguji per juz.

Kitab kuning metode mulazamah

Santri tidak berhenti pada terjemahan. Ilmu syar'i dipelajari langsung dari kitabnya, bertalaqqi dan mulazamah bersama asatidz berpengalaman alumni Timur Tengah.

Bahasa Arab aktif & pasif

Bahasa Arab bukan sekadar mata pelajaran, melainkan bahasa lingkungan — dipakai dalam keseharian sehingga santri terbiasa memahami dan menggunakannya.

Berijazah formal SMP & SMA

Santri tetap memperoleh ijazah formal setingkat SMP dan SMA. Jalan ke jenjang pendidikan berikutnya tidak tertutup — mondok tanpa mengorbankan masa depan administratif anak.

Ilmu dasar tetap dibangun

Setiap hari Kamis ada talaqqi matematika dasar dan Bahasa Inggris. Membangun pendidikan agama tidak berarti mengabaikan kemampuan dasar yang dibutuhkan seorang anak.

Public speaking & olahraga

Latihan public speaking, forum literasi MABAR, renang, memanah, futsal, voli, long march dan pendakian gunung. Santri tumbuh sehat, berani berbicara, dan punya pengalaman di luar kelas.

Yang membedakan Al Maka

Bagaimana jika anak tidak hanya belajar dari guru, tetapi juga tumbuh bersama guru?

Di Al Maka, satu orang pengajar memegang tiga peran sekaligus terhadap santri yang sama.

1

Pengajar di kelas

Mengajar ilmu syar'i dan bahasa Arab — tahu persis di mana letak kesulitan setiap santri dalam memahami pelajaran.

2

Musyrif halaqoh

Menyimak hafalan santri yang sama setiap hari — sehingga tahu ritme, kelemahan, dan perkembangan hafalannya dari waktu ke waktu.

3

Wali kamar

Membersamai keseharian santri di pondok — bangun tidur, adab makan, cara bergaul, kedisiplinan, sampai saat anak sedang tidak baik-baik saja.

Akibatnya, ketika seorang santri mulai berubah — hafalannya turun, sikapnya berbeda, semangatnya redup — ada guru yang menyadarinya sejak hari pertama, bukan setelah rapor dibagikan. Pendidikan tidak berhenti saat pelajaran selesai, karena gurunya tidak pulang.
Pengajar dan santri Al Maka Getasan Santri bersama Ustadz Azam, Pengajar sekaligus musyrif halaqoh dan wali usroh
Kompleks Pondok Pesantren Al Maka Getasan Kompleks pondok, Getasan — Kabupaten Semarang
Sehari di Al Maka

Seperti apa hari putra Ayah dan Bunda?

Hari santri tidak diisi kegiatan yang berdesakan, tetapi ritme yang berulang — supaya ilmu sempat diendapkan dan kebiasaan sempat terbentuk.

  • 03.30–05.00
    Qiyamullail & Subuh berjamaah
    Dilanjut dzikir pagi bersama
  • 05.00–07.30
    Persiapan halaqoh, piket, dan sarapan
    Piket kamar dan lingkungan bersama wali usroh
  • 07.30
    Ziyadah Tahfidz
    Setoran hafalan baru, disimak langsung oleh musyrif halaqoh
  • 09.00–12.00
    Talaqqi kitab & bahasa Arab
    Kelas ilmu syar'i bersama pengajar alumni Timur Tengah
  • 09.30–11.30
    Matematika dasar & Bahasa Inggris Kamis saja
    Talaqqi ilmu dasar, satu pekan sekali
  • 12.30
    Murojaah Tahfidz
    Setelah Dzuhur berjamaah dan makan siang
  • 15.30
    Tikror Tahfidz
    Penguatan hafalan setelah Ashar berjamaah
  • 16.30–17.30
    Olahraga & kegiatan mandiri
    Olahraga, Futsal, Pingpong, Gym, Panahan dan Voli
  • 18.00–19.30
    Maghrib, kajian, Isya berjamaah
    Kajian adab dan tazkiyatun nafs bersama Mudir dan pengajar
  • 19.30–20.30
    Hafal tulis Tahfidz
    Santri menuliskan kembali hafalan yang tadi ditikror, tanpa melihat mushaf
  • 20.30–21.00
    Belajar mandiri & pendampingan kamar
    Wali kamar mendampingi hingga santri istirahat
  • 21.00
    Istirahat
    Seluruh santri sudah tidur

Jumat: tidak ada sesi tahfidz — diisi kegiatan pekanan, kebersihan bersama, dan istirahat.

Kehidupan di Al Maka

Anak tidak hanya duduk menghafal.

Tubuh, keberanian, dan pengalaman ikut dibangun bersama hafalan dan adabnya.

Santri mempresentasikan ringkasan bacaannya di forum Maos Bareng
Literasi
Maos Bareng

Satu buku dibaca sampai tuntas, dibuat ringkasannya, lalu dipresentasikan bergiliran di forum — latihan public speaking dan retorika.

Santri dan ustadz Al Maka di puncak Gunung Prau
Alam & fisik
Sapala — naik gunung & cross country

Pendakian bersama ustadz dan lari lintas desa Getasan: menahan lelah, menjaga rombongan, dan menyelesaikan yang sudah dimulai.

Santri Al Maka bermain mini soccer
Olahraga
Mini soccer & futsal

Badan yang sehat termasuk yang dituju pondok — berbadan sehat adalah motto kedua, bukan bonus.

Santri Al Maka membawakan pementasan drama
Ekspresi
Drama

Berani tampil sebagai orang lain di depan penonton, dengan properti panggung yang dibuat sendiri.

Santri Al Maka berlatih baris-berbaris
Disiplin
Kedisiplinan & PBB

Belajar PBB dan penerapannya dalam disiplin keseharian — dari piket kamar sampai jamaah lima waktu — membentuk kebiasaan, bukan sekadar aturan.

Mudir mengesahkan pengurus organisasi santri Al Maka
Organisasi
Organisasi Santri

Santri belajar dan praktek manajemen kehidupan bermasyarakat dalam lingkup pondok, di bawah arahan para asatidz.

Rihlah dan kunjungan santri Al Maka
Wawasan
Rihlah & kunjungan

Santri dibawa keluar untuk melihat dunia yang lebih luas, latihan renang dll, bukan hanya dinding pondok.

Bukti proses

Lima prestasi sepanjang 2025 — termasuk tingkat provinsi.

Bukan target utama kami. Tetapi hasil sampingan dari proses yang dijalani dengan serius setiap hari.

H1
Juara Harapan 1 Syarhil Qur'an Provinsi
Tingkat Provinsi Jawa Tengah — Tegal, 2025
1
Juara 1 Syarhil Qur'an
Tingkat Kabupaten Semarang, 2025
2
Juara 2 Tahfidz Qur'an — cabang 30 Juz
Tingkat Kabupaten Semarang, 2025
2
Juara 2 Tahfidz Qur'an — cabang 10 Juz
Tingkat Kabupaten Semarang, 2025
3
Juara 3 Tahfidz Qur'an — cabang 20 Juz
Tingkat Kabupaten Semarang, 2025
Santri Al Maka Getasan menerima penghargaan Santri Al Maka membawa kitab
Layar progres hafalan di aplikasi SIMAKA: 8 dari 30 juz, dengan daftar setoran terakhir

Tampilan aplikasi SIMAKA · data contoh

Untuk Ayah dan Bunda

Anak di pondok, bukan berarti Ayah dan Bunda kehilangan jejaknya.

Al Maka membangun SIMAKA — aplikasi pemantauan santri yang bisa Ayah dan Bunda buka kapan saja. Bukan sekadar laporan nilai: hafalan, kehadiran, perilaku, sampai keuangan ananda tercatat setiap hari, tanpa harus menunggu hari besuk.

Hafalan, lengkap dengan nilainya

Setiap setoran tercatat: ziyadah, murojaah, atau tasmi' juziyyah — beserta halaman dan penilaiannya (mumtaz, jayyid, maqbul).

Kehadiran tiap kegiatan

Subuh berjamaah, ziyadah pagi, KBM kitab, murojaah ba'da Dzuhur, tikror sore — tercatat satu per satu, bukan sekadar "masuk" atau "tidak".

Perilaku dan apresiasi

Poin pelanggaran terbuka apa adanya — dan yang baik pun tercatat: khatam juz, disiplin istimewa, beserta apresiasinya.

Keuangan tanpa perlu bertanya

Tagihan, pembayaran yang sudah dikonfirmasi bendahara, dan sisa uang saku ananda — terlihat langsung.

Bukan untuk menggantikan peran guru — tetapi agar Ayah dan Bunda tetap terhubung dengan proses pendidikan anak.
Beranda SIMAKA: sapaan walisantri, tanggal hijriah, dan jadwal salat

Beranda

Jadwal salat, mahfudzot harian, dan pintasan ke tiap menu.

Layar tahfidz SIMAKA: progres 8 dari 30 juz dan daftar setoran

Tahfidz

Progres per juz dan riwayat setoran beserta nilainya.

Layar rekap harian SIMAKA beserta catatan pengajar

Rekap harian

Ringkasan tiap hari, lengkap dengan catatan pengajar.

Layar kehadiran SIMAKA per kegiatan harian santri

Kehadiran

Tercatat per kegiatan, bukan hanya per hari.

Layar perilaku SIMAKA: poin pelanggaran dan daftar apresiasi

Perilaku

Poin pelanggaran dan apresiasi yang diterima ananda.

Layar keuangan SIMAKA: tagihan, pembayaran, dan uang saku

Keuangan

Tagihan, pembayaran terkonfirmasi, dan sisa uang saku.

Geser untuk melihat layar lainnya · seluruh data pada gambar adalah contoh

Apa kata walisantri

Pesan yang kami terima dari orang tua santri Al Maka Getasan.

Anak saya liburan besok katanya mau di pondok saja, tidak mau pulang tadz. Di lain sisi saya terharu bahagia, tapi juga sedih kok bisa tidak kangen rumah. Ini semua berkat ketulusan njenengan mendidik anak kami, tadz. Jazakumullah Khoiron.

R
Walisantri
Mojokerto · Wali santri Alumni

Adik saya belum pernah sebangga itu menceritakan ustadznya, banyak perubahan. Dan kalaupun nakal, ketika diperingatkan cepat sadar ustadz, ga kayak dulu. Sejak antum pindah beliau sering kangen katanya.

K
Walisantri
Semarang · Kakak santri kelas Alumni

Senang sekali anak saya bisa bermulazamah dan dididik langsung sama Ustadz Salman

M
Walisantri
Semarang · Wali santri Alumni
Biaya PSB 2026/2027

Terbuka sejak awal, supaya Ayah dan Bunda bisa memutuskan dengan tenang.

Pendaftaran Gratis

Untuk mendaftar, bertanya, dan mengikuti proses seleksi.

Rp 0
Tanpa biaya apa pun
Formulir dan info dikirim via WhatsApp
Konsultasi dengan admin PSB
Tes dan wawancara calon santri
Tanpa ikatan — boleh bertanya dulu
Mulai Pendaftaran
Syahriah Bulanan

Biaya rutin bulanan selama santri menempuh pendidikan di Al Maka.

Rp 800.000
per bulan
Makan 3x sehari, SPP, Asrama
Pembayaran rutin setiap bulan
× Belum termasuk laundry (dibayar terpisah)
Tanya Rincian Biaya

Kuota terbatas 15 Santri. Pendaftaran tetap dibuka sampai kuota terpenuhi, dan langsung ditutup saat kuota penuh.

Alur pendaftaran

Empat langkah, dimulai dari satu pesan WhatsApp.

1
Hubungi admin PSB

Kirim pesan WhatsApp. Ayah dan Bunda akan menerima formulir dan daftar berkas syarat pendaftaran.

2
Isi formulir & kirim berkas

Lengkapi data calon santri dan kirim berkas yang diminta.

3
Tes & wawancara

Tes membaca Al-Qur'an dan wawancara singkat bersama calon santri dan orang tua.

4
Pengumuman & daftar ulang

Hasil diumumkan, lalu daftar ulang untuk mengunci kuota putra Ayah dan Bunda.

Mulai Langkah Pertama

Gratis, tanpa ikatan. Ayah dan Bunda boleh bertanya dulu sebelum memutuskan.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Hal-hal yang biasanya mengganjal.

Kalau anak mondok, apakah tetap dapat ijazah formal?

Ya. Santri Al Maka Getasan tetap memperoleh ijazah formal setingkat SMP dan SMA. Anak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya — di dalam maupun luar negeri — tanpa terhalang urusan administrasi.

Anak saya belum bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar. Boleh mendaftar?

Boleh. Yang diutamakan memang calon santri yang bacaannya sudah lancar — karena seluruh proses tahfidz dan talaqqi bertumpu pada kemampuan membaca.

Namun jika putra Ayah dan Bunda diterima, ia tetap akan dibimbing sampai bacaannya benar. Tidak ada santri yang dibiarkan tertinggal sendirian.

Berapa biaya bulanannya, dan apa saja yang termasuk?

Syahriah bulanan Rp 800.000. Biaya ini belum termasuk laundry, yang dibayar terpisah.

Rincian lengkap peruntukan syahriah akan dikirim melalui WhatsApp.

Bukankah anak bisa belajar agama di banyak pesantren?

Tentu. Setiap pesantren punya sistem dan karakternya masing-masing. Karena itu pertanyaannya bukan “pesantren mana yang paling banyak programnya?” tetapi “pendidikan seperti apa yang ingin saya berikan kepada anak saya?”

Jika yang Ayah dan Bunda cari adalah lingkungan yang menempatkan talaqqi, mulazamah, adab, dan pendampingan guru sebagai inti — bukan pelengkap — maka Al Maka layak dikenali lebih dekat.

Saya takut anak saya tidak bisa mengikuti pelajaran.

Justru karena itu prosesnya dimulai dari dasar. Al Maka tidak dibangun hanya untuk anak yang sudah selesai memahami semuanya.

Ada proses. Ada pendampingan. Ada halaqoh. Ada guru yang tinggal di dalam pondok. Setiap anak membutuhkan waktu untuk bertumbuh — dan di sini waktu itu disediakan.

Bagaimana saya mengetahui perkembangan anak selama di pondok?

Al Maka menyediakan aplikasi pemantauan perkembangan santri, ditambah rekap bulanan yang dikirim kepada walisantri. Ayah dan Bunda juga bisa menghubungi musyrif halaqoh dan wali usroh anak.

Kami tinggal di luar kota / luar Jawa. Apakah bisa?

Bisa. Al Maka adalah pesantren berasrama, dan santri kami berasal dari berbagai daerah. Alamat pondok: Jl. Gading–Getasan, Kec. Getasan, Kab. Semarang, Jawa Tengah 50774.

Bagaimana dengan pendaftaran santri putri?

Unit santri putri Al Maka berada di lokasi terpisah dengan pengajar dan kurikulum tersendiri, termasuk pelatihan menjahit dan memasak untuk santriwati. Silakan hubungi admin melalui WhatsApp untuk informasi PSB santri putri.

Untuk putri Ayah dan Bunda

Al Maka juga membuka unit santri putri.

Berada di lokasi terpisah, dengan ustadzah, kurikulum, dan asrama tersendiri — namun berangkat dari prinsip yang sama: tahfidz yang serius, adab yang dibimbing, dan guru yang membersamai keseharian.

Santriwati Al Maka murojaah Al-Qur'an dalam halaqoh, disimak ustadzah
Tahfidz
Halaqoh & murojaah harian

Ritme hafalan yang sama dengan unit putra — ziyadah, murojaah, dan tikror, disimak langsung oleh ustadzah pembimbing.

Santriwati talaqqi kitab bersama ustadzah di serambi asrama putri
Ilmu
Talaqqi bersama ustadzah

Duduk melingkar membaca kitab bersama ustadzah — metode mulazamah yang sama, dijalankan di lingkungan santriwati.

Santriwati Al Maka membawa mushaf di halaman unit putri
Keseharian
Lingkungan putri tersendiri

Asrama, pengajar, dan kegiatan terpisah dari unit putra. Selain ilmu syar'i dan bahasa Arab, santriwati juga mendapat pelatihan menjahit dan memasak.

Lokasi unit putri: Jalan Fatmawati No. 99 — Blotongan, Salatiga.

Tanya PSB Santri Putri

Kuota dan biaya unit putri dihitung terpisah dari unit putra.

Memilih pesantren bukan sekadar memilih tempat anak tinggal.

Kita tidak selalu bisa menentukan seberapa cepat seorang anak berkembang. Tetapi kita bisa memilih lingkungan dan proses yang kita berikan kepadanya.

Pendaftaran gratis · Kuota terbatas · Ditutup saat kuota penuh

PSB 2027/2028 dibukaPendaftaran gratis · Kuota terbatas
Daftar