"Resolusi Jihad & Prestasi: Kemeriahan Hari Santri Nasional di Ponpes Al Maka"

Poster Agenda :

Diselenggarakan Oleh :

almakagetasan.com

Informasi Kontak :

Deskirpsi :

GETASAN – Semangat Resolusi Jihad membara di bumi Ponpes Al Maka Getasan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Mengusung tema kemandirian dan kedalaman ilmu, peringatan tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara khidmat, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang mengasah soft skill dan ketajaman wawasan keagamaan para santri.

Syarhil Qur’an: Harmonisasi Tilawah, Terjemah, dan Orasi

Salah satu cabang lomba yang menjadi pusat perhatian adalah Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Lomba yang dilakukan secara beregu (3 orang) ini menjadi ajang pembuktian integrasi ilmu yang selama ini dipelajari di Al Maka.

Dalam lomba ini, tiap tim berbagi peran dengan apik:

  • Qori/Qoriah: Melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan tajwid yang mumpuni.

  • Sari Tilawah: Menyampaikan terjemahan puitis yang menyentuh hati.

  • Pensyarah (Orator): Menguraikan isi kandungan ayat secara retoris, sistematis, dan kontekstual.

“Lomba Syarhil Qur’an ini adalah simulasi nyata dari life skill santri. Mereka harus mampu bekerja sama dalam tim, menguasai panggung, dan yang terpenting, mampu mendakwahkan isi Al-Qur’an secara menarik kepada masyarakat,” ungkap salah satu dewan juri asatidzah Al Maka.

Ajang Kreativitas & Ketangkasan

Selain Syarhil Qur’an, semarak Hari Santri juga dihiasi dengan berbagai lomba lainnya, mulai dari baca kitab kuning metode mulazamah, lomba pidato tiga bahasa, hingga lomba kebersihan kamar yang melatih kedisiplinan dan adab lingkungan. Suasana kompetisi berlangsung kompetitif namun tetap dibalut dengan ukhuwah islamiyah yang erat.

Pesan untuk Santri Al Maka

Mudir Ponpes Al Maka dalam sambutannya mengingatkan bahwa esensi Hari Santri adalah pengabdian tanpa batas.

“Santri hari ini harus menjadi ‘Santri Super’. Tidak hanya mahir dalam ta’shil ilmu fardu ‘ain, tapi juga harus melek teknologi dan mandiri secara ekonomi. Hari Santri adalah pengingat bahwa masa depan umat ada di pundak kalian yang memiliki adab di atas ilmu,” pesan beliau.

Peringatan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan dan ulama bangsa, serta pembagian hadiah bagi para juara lomba. Melalui kegiatan ini, Ponpes Al Maka membuktikan bahwa tradisi pesantren tetap relevan dan mampu bersaing di era digital.

Share :