GETASAN – Suasana khidmat dan penuh kesyukuran menyelimuti kompleks Pondok Pesantren Al Maka pada peringatan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H. Ratusan jamaah yang terdiri dari para santri, asatidzah, wali santri, serta warga sekitar memenuhi Masjid Al Maka sejak fajar menyingsing untuk menunaikan ibadah Shalat Idul Adha berjamaah.
Pelaksanaan shalat dimulai tepat pukul 06.30 WIB. Dalam kesempatan kali ini, Khutbah Idul Adha menekankan pada urgensi meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan Nabi Ismail AS. Pesan utama yang disampaikan adalah bagaimana semangat pengorbanan tersebut harus diimplementasikan dalam kehidupan santri melalui ketekunan menghafal Al-Qur’an dan ketaatan dalam menuntut ilmu (mulazamah) demi kemaslahatan umat.
Selesai pelaksanaan shalat, agenda dilanjutkan dengan pemotongan hewan qurban yang bertempat di area halaman belakang pondok. Menariknya, proses penyembelihan tahun ini dilakukan dengan standar syar’i yang sangat ketat, mengacu pada hasil riset bahts (karya ilmiah) santri akhir.
“Kami memastikan setiap proses, mulai dari penanganan hewan hingga teknik pemutusan saluran pernapasan dan pencernaan, dilakukan secara ihsan sesuai tuntunan madzhab Syafi’i,” ujar panitia qurban.
Seluruh santri terlibat aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari Life Skill dan penguatan karakter gotong royong. Daging qurban didistribusikan secara merata kepada masyarakat di lingkungan sekitar pesantren dan kaum dhuafa.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum bagi Ponpes Al Maka untuk terus menebar manfaat dan memperkuat ukhuwah Islamiyah antara pesantren dan warga Getasan. Semoga setiap tetesan darah hewan qurban yang tertumpah menjadi saksi ketakwaan kita di hadapan Allah SWT.